SELAMAT DATANG DI BLOG DUNIA DAN KEHIDUPAN

SELAMAT DATANG....., DUNIA DAN KEHIDUPAN,....... DUNIA DAN KEHIDUPAN

Selasa, 30 Desember 2025

Senin, 29 Desember 2025

Selasa, 16 Desember 2025

 https://hasyim-ludfi.blogspot.com/2025/12/blog-post_7.html?m=1

Minggu, 07 Desember 2025

TenTang PDF

 


https://youtu.be/QBUemu7Z4so?si=EBVqEgEKVl5hn-F9







 Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Rabu, 03 Desember 2025

Senin, 29 September 2025

Sabtu, 13 September 2025

Sabtu, 23 Agustus 2025

YANG PERTAMA KALI


 


YANG PERTAMA KALI

Denyut jantung di dada berdebar tak menentu
Karena kehadiranmu
Diam-diam hatiku mengagumi dirimu
Bahkan menyayangimu
Untuk pertama kali
Itu pun kuakui kau begitu berarti
Rasanya ingin s'lalu dekat-dekat dirimu
Tak ingin pisah lagi

Yang pertama di dalam hidup ini
Rindu dan sayang menyiksa diri
Yang pertama di dalam hidup ini
Kasih dan sayang menerpa diri
Terkadang tak sadar bibirku ini
Menyebut dan memanggil namamu, sayang
Pertama kali di dalam hidupku ini
Menyayang dirimu

Denyut jantung di dada berdebar tak menentu
Karena kehadiranmu
Diam-diam hatiku mengagumi dirimu
Bahkan menyayangimu

Untuk pertama kali
Itu pun kuakui kau begitu berarti
Rasanya ingin s'lalu dekat-dekat dirimu
Tak ingin pisah lagi

Yang pertama di dalam hidup ini
Rindu dan sayang menyiksa diri
Yang pertama di dalam hidup ini
Kasih dan sayang menerpa diri
Terkadang tak sadar bibirku ini
Menyebut dan memanggil namamu, sayang
Pertama kali di dalam hidupku ini
Menyayang dirimu
Pertama kali di dalam hidupku ini
Menyayang dirimu
Sumber ....



Kamis, 31 Juli 2025

Berdoalah dan bersholawatlah

 وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ۝١٨٦

wa idzâ sa'alaka ‘ibâdî ‘annî fa innî qarîb, ujîbu da‘watad-dâ‘i idzâ da‘âni falyastajîbû lî walyu'minû bî la‘allahum yarsyudûn

Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran





Jumat, 25 Juli 2025

Sabtu, 14 Juni 2025

Senin, 21 April 2025

Teruslah Berdo'a

 Qur'an Surat Al Baqarah · Ayat 186.  


Al-Baqarah · Ayat 186


وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ۝١٨٦

wa idzâ sa'alaka ‘ibâdî ‘annî fa innî qarîb, ujîbu da‘watad-dâ‘i idzâ da‘âni falyastajîbû lî walyu'minû bî la‘allahum yarsyudûn

Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Minggu, 20 April 2025

Jumat, 04 April 2025

Sabtu, 22 Maret 2025

Rabu, 19 Maret 2025

QS. YUNUS AYAT 108

 Surat Yunus Ayat 108

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِوَكِيلٍ



Mengatakan: "Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu".

Senin, 10 Maret 2025

Sabtu, 08 Maret 2025

Al Qur'an Wahyu Allah

 


Nomeric dalam Al Qur'an



Jumat, 07 Maret 2025

Kamis, 06 Maret 2025

Sabtu, 22 Februari 2025

Misteri angks 19 dalam Al Qur'an

 Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

 

 

 Keajaiban Angka 19 dalam Al-Qur'an


(Fahmi Basya)



Setiap muslim pasti meyakini kebenaran Quran sebagai kitab suci yang tidak ada keraguan sedikitpun, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. Namun kemukjizatan Quran tidak hanya dibuktikan lewat kesempurnaan kandungan, keindahan bahasa, ataupun kebenaran ilmiah yang sering mengejutkan para ahli.


Suatu kode matematik yang terkandung di dalamnya misalnya, tak terungkap selama berabad-abad lamanya sampai seorang sarjana pertanian Mesir bernama Rashad Khalifa berhasil menyingkap tabir kerahasiaan tersebut. Hasil penelitiannya yang dilakukan selama bertahun-tahun dengan bantuan komputer ternyata sangat mencengangkan. Betapa tidak, ternyata didapati bukti-bukti surat-surat/ ayat-ayat dalam Quran serba berkelipatan angka 19.


Penemuannya tersebut berkat penafsirannya pada surat ke-74 ayat : 30-31, yang artinya sbb : "Yang atasnya ada sembilanbelas. .., dan tidaklah Kami jadikan bilangan mereka itu (angka 19) melainkan untuk menjadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang

diberi Al Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir berkata: Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai perumpamaan?"


Hasil penemuannya yang sangat mengejutkan ini pada tahun 1976 telah didemonstrasikan di depan umum ketika diselenggarakan Pameran Islam Sedunia di London. Berikut cuplikan dari sebagian penemuannya tersebut :


1. Kita mengetahui bahwa setiap surat-surat dalam Quran selalu diawali

dengan bacaan "Basmalah" sebagai statement pembuka, yaitu "Bismillaahirrahmaanirraahiim" (yang artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang"). Ternyata bacaan "Basmalah" tersebut (dalam bahasa Arabnya) terdiri dari 19 huruf (atau 19 X 1 ).


2. Bacaan "Basmalah" terdiri dari kelompok kata : Ismi  Allah  Arrahman  Arrahim. Penelitian menunjukkan jumlah dari masing-masing kata tersebut dalam Quran ternyata selalu merupakan kelipatan angka 19.


a. Jumlah kata "Ismi"    dalam Quran ditemukan sebanyak  19 buah (atau 19 X 1)

b. Jumlah kata "Allah" dalam Quran ditemukan sebanyak 2.698 buah (atau 19 X 142)

c. Jumlah kata "Arrahman" dalam Quran ditemukan sebanyak 57 buah (atau 19 X 3)

d. Jumlah kata "Arrahim" dalam Quran ditemukan sebanyak 114 buah (atau 19 X 6)


Apabila faktor pengalinya dijumlahkan hasilnya juga merupakan kelipatan angka 19 , yaitu 1 + 142 + 3 + 6 = 152 (atau 19 X 8).


3. Jumlah total keseluruhan surat-surat dalam Quran sebanyak 114 surat (atau 19 X 6).


4. Bacaan "Basmalah" dalam Quran ditemukan sebanyak 114 buah (atau 19 X 6), dengan perincian sbb: Sebanyak 113 buah ditemukan sebagai pembuka surat-surat kecuali surat ke-9, sedangkan sebuah lagi ditemukan di surat ke-27 ayat : 30.


Berbeda dengan surat-surat lain, surat ke-9 memang khusus sengaja tidak diawali bacaan "Basmalah" karena isinya merupakan ayat-ayat perang. Dalam Surat ke-9 ini kebanyakan pokok pembicaraannya berisi tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin karena pengkhianatan mereka, sebaliknya surat ke 27 terdapat kisah ajakan penyerahan diri Ratu

Balqis oleh Sulaiman. Jadi terdapat antagonis antara surat ke-9 dan surat ke-27.


Berikut terjemahan surat ke-9 ayat 3 : "Dan suatu permakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah dan rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin, kemudian jika kamu bertobat maka bertobat itu lebih baik bagimu, dan jika kamu berpaling maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan

beritakanlah kepada orang-orang kafir bahwa bagi mereka siksa yang pedih."


Terjemahan surat ke-27 ayat: 29-31: "Ia (Balqis) berkata, Hai pembesar-pembesarku, telah dikirim kepadaku sebuah surat yang berharga. Surat itu dari Sulaiman yang isinya berbunyi : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang". Janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku dengan berserah diri."


5. Pada surat ke-27 ayat : 30 tempat ditemukannya bacaan "Basmalah", kalau bilangan surat dan ayatnya dijumlahkan hasilnya merupakan kelipatan angka 19 , yaitu 27 + 30 = 57 (atau 19 X 3).


6. Dari point 4 di atas, ditemukan hubungan yang menarik antara surat ke-9 dan ke-27. Surat ke-27 ternyata merupakan surat yang ke-19 jika dihitung dari surat ke-9.


========== surat ke : 9, 10, 11, 12, ., 25, 26, 27

======urutan surat ke : 1,  2,  3,  4, ., 17, 18, 19.


7. Dari point 6, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-9 s/d ke-27, (9+10+11+12+...+24+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 (atau 19 X 18 ).


8. Wahyu pertama (Surat ke-96 ayat : 1-5) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1) dan 76 huruf         (atau 19 X 4)


9. Wahyu kedua  (Surat ke-68 ayat : 1-9 ) terdiri dari 38 kata (atau 19 X 2).


10. Wahyu ketiga (Surat ke-73 ayat : 1-10 ) terdiri dari 57 kata (atau 19 X 3 ).


11. Wahyu terakhir (Surat ke-110 ) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1 ), dan ayat pertama dari Surat ke-110 tersebut terdiri dari 19 huruf  (atau 19 X 1).


12. Wahyu yang pertamakali menyatakan ke-Esaan Allah adalah wahyu ke-19 (Surat ke-112)


13. Surat ke-96 tempat terdapatnya wahyu pertama, terdiri dari 19 ayat (atau 19 X 1) dan 304 huruf (atau 19 X 16). Selain itu juga ternyata surat ke-96 tersebut merupakan surat yang ke-19 bila diurut/ dihitung mundur dari belakang Quran.


======== surat ke : 114, 113, 112, 111, ., 98, 97, 96

====urutan surat ke :   1,    2,    3,    4, ..... , 17, 18, 19.


Bukti-bukti di atas menunjukkan bahwa Quran tersusun dengan perhitungan sistim kunci (interlocking system), sesuai maksud dari surat ke-85 ayat : 20, yang artinya : "Allah telah mengepung/ mengunci mereka dari belakang".


14. Dari point 13, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-114 s/d ke-96, (114+113+112+111++98+97+96) maka hasilnya adalah 1995 (atau 19 X 105).


15. Bagian tengah-tengah Quran jatuh pada Surat ke-18 ayat : 19 (atau 19 X 1).


16. Penulis juga menemukan bukti bahwa surat-surat yang memiliki 8 (delapan) ayat dan 11 (sebelas) ayat ditemukan yang paling banyak dalam Quran, yakni masing-masing terdiri dari 5 (lima) buah surat. Disusul kemudian surat-surat yang memiliki 3 (tiga), 19 (sembilan belas), 29 (dua puluh sembilan), 30 (tiga puluh), dan 52 (lima puluh dua) ayat, yang masing-masing terdiri dari

3 (tiga) buah surat. Apabila dijumlahkan ayat-ayat tersebut sesuai dengan kelompoknya maka hasilnya merupakan kelipatan angka 19, yaitu sbb :

= surat ke: 94, 95, 98,  99, 102 masing-masing terdiri dari: 8 ayat

= surat ke: 62, 63, 93, 100, 101 masing-masing terdiri dari:11 ayat

Apabila jumlah ayat-ayatnya dijumlahkan: 8 + 11 = 19, (atau 19 X 1)


== surat ke: 103, 108, 110 masing-masing terdiri dari :   3 ayat

== surat ke:  82,  87,  96 masing-masing terdiri dari :  19 ayat

== surat ke:  48,  57,  81 masing-masing terdiri dari :  29 ayat

== surat ke:  32,  67,  89 masing-masing terdiri dari :  30 ayat

== surat ke:  14,  68,  69 masing-masing terdiri dari :  52 ayat

Apabila jumlah ayat-ayatnya dijumlahkan: 3+19+29+30+52 =133,(atau 19X7).


17. Quran merupakan satu-satunya kitab suci di dunia ini yang memiliki tanda-tanda khusus (initials) berupa huruf-huruf (code letters) atau sebagaimana disebut dalam bahasa Arab "Muqatta-'aat"  yang artinya "kata singkatan". Di dalam Quran terdapat sebanyak 29 (dua puluh sembilan) surat-surat yang diawali dengan 14 (empat belas) macam kombinasi dari 14 (empat belas) huruf-huruf "Muqatta-'aat".


Ke-14 huruf-huruf itu adalah : alif, lam, mim, ra', kaf, ha, ya, ain, shad, tha, shin, qaf, nun, dan kha.

Ke-14 macam kombinasi huruf adalah:

     1. Alif, lam, mim                           8. Nun

     2. Kha, mim                                 9. Kaf, kha, ya, ain, shod

     3. Alif, lam, ro                            10. Alif, lam, mim, shod

     4. Alif, lam, mim, ro                    11. Shod

     5. Tho, sin                                  12. Qof

     6. Tho, sin, mim                          13. Ain, sin, qof

     7. Ya, sin                                    14. Tho, ha


Ke-29 surat-surat adalah:

surat ke: 2, 3, 7, 10 11, 12, 13, 14, 15, 19, 20, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 36, 38, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 50, dan 68.


Maka apabila bilangan dari banyaknya huruf, banyaknya kombinasi, dan banyaknya surat dijumlahkan maka hasilnya merupakan kelipatan 19, yaitu 14 + 14 + 29 = 57 (atau 19 X 3).


Tanda-tanda dengan kata singkatan ini, ahli tafsir mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat "mutasyaabihaat", ada pula yang berpendapat huruf-huruf abjad itu berfungsi untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan bacaan-bacaan dalam Quran.


Namun berkat penemuan angka 19 kini terbukalah maksud sesungguhnya dari adanya huruf-huruf "Muqatta-'aat" tersebut, yaitu berfungsi sebagai penjaga keaslian/ keautentikan Quran karena berhubungan dengan angka 19, perhatikan demonstrasi berikut :



18. Surat ke-68 diawali huruf  "Nun". Setelah diteliti jumlah huruf "Nun" yang terdapat pada surat tersebut merupakan kelipatan 19.


        Surat ke                 "Jumlah huruf Nun"                     kelipatan 19

           68                                   133                                   19 X 7


Berikut terjemahan surat ke-68 ayat 2-6 : "Nun. Berkat kemuliaan Tuhanmu, engkau (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila, dan sesungguhnya bagimu pahala yang besar, dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur, maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat, siapa di antara kamu yang gila."


19. Surat ke-42 dan surat ke-50 diawali huruf  "Qof". Setelah diteliti huruf "Qof" yang terdapat pada kedua surat tersebut sebanyak 114 huruf (atau 19 X 6 ). Ada yang berpendapat bahwa huruf "Qof" ini singkatan dari kata "Quran" karena Quran terdiri dari 114 surat.


        Surat ke                Jumlah huruf  "Qof"           kelipatan 19

           42                               57                              19 X 3

           50                               57                              19 X 3

                                           =114                            (19 X 6)


Hal lain yang mengherankan adalah Allah biasanya menyebut kaumnya Nabi Luth dengan kalimat "Qaumu Luuth" yang ditemukan sebanyak 12 kali dalam Quran, namun pada surat ke-50 ayat 13, sebutan tersebut berganti menjadi "Ikhwanu Luuth" yang artinya "Saudara-saudaranya Nabi Luuth". Tampaknya Allah sengaja menghilangkan unsur "Qof" dalam kalimat tersebut agar jumlah huruf "Qof" dalam Quran tetap berkelipatan 19, sebab jika tidak diganti maka jumlahnya bertambah menjadi 115.


Berikut terjemahan surat ke-50 ayat: 1-2 : "Qoof, demi Al Quran yang sangat mulia, mereka tercengang lantaran datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir : "Ini sesuatu perkara yang amat aneh"."


20. Surat ke-42 diawali huruf  "Ain", "Sin", dan "Qof". Setelah diteliti jumlah total ketiga huruf tersebut pada surat ke-42 merupakan kelipatan 19.


      Surat ke:   "Ain"   "Sin"    "Qof"        total          kelipatan 19

          42          98  +   54  +   57    =   209            19 X 11


21. Surat ke-36 diawali huruf  "Ya", dan "Sin". Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat ke-36 merupakan kelipatan 19.


    Surat ke:   "Ya"       "Sin"         total       kelipatan 19

       36          237   +    48     =   285          19 X 15


22. Surat ke-13 diawali huruf  "Alif", "Lam", "Mim", dan "Ro". Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-13 merupakan kelipatan 19.


    Surat ke:  "Alif"    "Lam"    "Mim"    "Ro"         total           kelipatan 19

        13         605 +  480   +  260   +  137    =   1482           19 X 78


23. Surat ke-7 diawali huruf  "Alif", "Lam", "Mim", dan "Shod". Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-7 merupakan kelipatan 19.


  Surat ke:    "Alif"       "Lam"       "Mim"        "Shod"           total             kelipatan 19

      7            2529  +  1530   +   1164    +      97       =      5320            19 X 280


24. Surat ke-19 diawali huruf  "Kaf", "Kha", "Ya", "Ain", dan "Shod". Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-19 merupakan kelipatan 19.


     Surat ke:   "Kaf"     "Kha"     "Ya"     " Ain"     "Shod"          total        kelipatan 19

          19         137  +  175   +   343 +  117    +     26       =    798          19 X 42


25. Surat ke-7, 19, dan 38 diawali huruf "Shod". Total jumlah huruf "Shod" dalam ketiga surat tersebut ternyata merupakan kelipatan 19.


          Surat ke      "Shod"

              7                97

             19               26

             38               29

                           = 152  (19 X 8)


Ada hal yang menarik, yakni pada surat ke-7 ayat 69 ditemukan kata "basthatan" (jika dieja terdiri dari huruf ba, shod, tho, ta). Padahal lazimnya kata tersebut haruslah dieja dengan huruf ba, sin, tho, ta (contohnya pada surat ke-2 ayat 247).


Menurut riwayat, pada saat turunnya ayat 69 tersebut Jibril menyuruh Nabi Muhammad menuliskan kata "basthatan" dengan huruf shod, namun unsur huruf "shod" itu tetap harus dibaca sebagai huruf "sin", dan hal ini ditandai dengan huruf sin tersebut ditempatkan sebagai huruf kecil di atas huruf "shod". Tampak sekali bahwa Allah memberi tambahan huruf "shod" agar jumlahnya dalam Quran menjadi berkelipatan 19, sebab jika tidak maka jumlahnya berkurang menjadi 151.


Berikut terjemahan surat ke-7 ayat 69 : "Apakah kamu (tidak percaya) dan heran ketika datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu ? Dan ingatlah ketika Allah menjadikan kamu sebagai angkatan pengganti sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu."


26. Surat ke-40 s/d ke-46 diawali huruf  "Kha" dan Mim. Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.


      Surat ke       huruf Kha        huruf Mim

         40                   64                 380

         41                   48                 276

         42                   53                 300

         43                   44                 324

         44                   16                 150

         45                   31                 200

         46                   36                 225

                              292       +      1855  =  2147 (atau 19 X 113)


27. Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf  Alif, Lam, dan Ro. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.


   Surat ke:    "Alif"      "Lam"       "Ro"          total        kelipatan 19

      10          1319   +   913   +   257    =    2489        19 X 131

      11          1370   +   794   +   325    =    2489        19 X 131

      12          1306   +   812   +   257    =    2375        19 X 125

      14            585   +   452   +   160    =    1197        19 X  63

      15            493   +   323   +     96    =      912        19 X  48


28. Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf  Alif, Lam, dan Mim. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.


   Surat ke:     "Alif"     "Lam"       "Ro"        total        kelipatan 19

       2           4502  +  3202   +  2195   =   9899        19 X 521

       3            2521 +  1892   +  1249   =   5662        19 X 298

     29             774  +    554   +    344   =   1672        19 X  88

     30             544  +    393   +    317   =   1254        19 X  66

     31             347  +    297   +    173   =     817        19 X  43

     32             257  +    155   +    158   =     570        19 X  30


29. Surat ke-19 diawali huruf kaf, ha, ya, ain, dan shod. Surat ke-20 diawali huruf tho dan ha. Surat ke-26 diawali huruf tho, sin, dan mim. Surat ke-27 diawali huruf tho dan sin Surat ke-28 diawali huruf tho, sin, dan mim. Maka perhatikanlah hubungan yang sangat menarik berikut ini :


     Surat ke:      "Ha"     "Tho"     "Sin"     "Mim"

         19             175      ---         ---         ---

         20             251      28          ---         ---

         26             ---        33          94        484

         27             ---        27          94         ---

         28             ---        19        102        460

        jumlah        426  + 107  +    290  +   944   =   1767 (19 X 93)


Data pada point 29 di atas dapat dijelaskan dalam Ilmu Matematika. Kumpulan huruf-huruf yang memulai kelima surat di atas adalah himpunan yang anggota-anggotanya adalah huruf-huruf yang bersangkutan. Pada kolom pertama adalah irisan himpunan 1 dan 2 yang adalah huruf  'Ha' pada surat ke-19 dan 20; yaitu 175+251=426. Pada kolom kedua adalah 28+33+27+19 yang merupakan irisan empat himpunan; yaitu himpunan 1 iris, himpunan 2 iris, himpunan 3 iris, himpunan 4 iris, himpunan 5 iris; yang adalah himpunan dengan anggota huruf Tho'. Lebih lanjut kolom ketiga adalah irisan himpunan 3 dan 5 dikurangi himpunan 4; yaitu himpunan dengan anggota huruf 'Mim'. Hal di atas ini merupakan suatu kenyataan bahwa Quran perlu dilihat dengan kaca mata orang-orang eksak, karena tak mungkin diungkap oleh seorang sastrawan.


Lebih jauh tentang keistimewaan Angka 19 :


1. Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu Bilangan Prima yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut melambangkan bahwa sifat-Nya yang serba MAHA tidak dibagikan kepada siapapun juga kecuali bagi diri-Nya sendiri (Surat ke-112 ayat:3).


2. Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni 'Maha Awal dan Maha Akhir' (Surat ke-57 ayat:3).


3. Angka 1 melambangkan sifat-Nya yang 'Maha Esa' (surat ke-112 ayat:1), sedangkan angka 9 sebagai bilangan pokok terbesar  melambangkan salah satu sifatnya yang ke-38 yaitu 'Maha Besar'.


4. Dalam Kalender Tahun Komariyah (Sistem Peredaran Bulan), terjadinya Tahun Kabisat terjadi pada setiap 19 tahun sekali.


5. Dalam buku "Atlas Anatomi" yang disusun oleh Prof. Dr. Chr. P. Raven dapat diketahui bahwa sebagian dari kerangka manusia yaitu : tulang leher ada 7 ruas, tulang punggung ada 12 ruas, jadi jumlahnya 19 ruas. Menurut para biolog, ke-19 ruas tulang tersebut mempunyai peranan yang sangat penting bagi setiap manusia karena didalamnya terdapat sumsum yang merupakan lanjutan dari otak, dengan saraf-saraf yang menuju ke seluruh bagian tubuh. Adanya gangguan pada ruas tersebut maka seluruh tubuh akan kehilangan kekuatan.


6. Pada point 5, juga ditemukan hal yang menarik, alat-alat tubuh manusia seperti tangan dan kaki sangatlah penting fungsinya bagi kehidupan kita. Bila diteliti ternyata terdapat 19 ruas tulang pada  masing-masing tapak tangan/ kaki (dengan mengecualikan ruas-ruas pergelangan tangan). Dan tahukah anda, bila bentuk ruas-ruas tapak tangan/ kaki kita menyerupai bentuk kata Allah (dalam Bahasa Arab) ?


Bahwa angka 19 adalah kode matematik yang melatarbelakangi komposisi literer Quran, suatu fenomena unik yang tiada duanya yang sekaligus membuktikan bahwa Quran adalah wahyu Illahi, bukan karya manusia. Otak manusia tidak akan mampu mencipta karya literer yang tunduk pada suatu kode matematik yang sekaligus membawa tema utamanya. Apalagi mengingat turunnya wahyu secara berangsur-angsur, dengan bahagian-bahagian surat yang acak tidak berurutan, disesuaikan dengan peristiwa-peristiwa yang melatarbelakanginya.


Selanjutnya angka 19 dapat berfungsi sebagai pemeliharaan keutuhan Quran. Angka 19 dapat digunakan untuk mencek apakah dalam sebuah kitab Quran terdapat suatu kesalahan atau tidak, dengan cara menghitung kata-kata krusial yang jumlahnya dalam Quran multiplikatif dengan angka 19, kemudian membagi angka hasil hitungan dengan 19, maka akan terlacaklah ada atau tidaknya suatu kesalahan. Demikianlah seluruh isi Quran seutuhnya akan tetap asli hingga di akhir zaman karena telah disegel oleh-Nya dengan angka 19 yang merupakan lambang identitas-Nya. Wallahu a'lam bissawab.


Sebagai bahan renungan saya cuplikkan beberapa ayat di bawah ini :


Surat ke-15 ayat 9 : "Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Quran dan Kami pulalah yang tetap menjaganya"


Surat ke 41 ayat 42 : "Yang tidak datang kepadanya (Quran) kesalahan/ kekeliruan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji."


Surat ke-86 ayat 13 : "Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman-Nya yang membedakan antara yang benar dengan yang salah."


Surat ke-18 ayat 27 : "Dan bacakanlah apa yang diwahtukan kepadamu yaitu Kitab Tuhanmu (Quran). Tidak ada seorangpun yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya." []


 


kembali ke index artikel



Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

Selasa, 18 Februari 2025

20 SIFAT ALLAH

  •  20 Sifat Wajib Allah SWT, Lengkap dengan Arti dan Maknanya
  • Devi Setya - detikHikmah Allah SWT memiliki sifat wajib yang menjadi tanda kesempurnaan-Nya. Setiap muslim yang beriman harus tahu sifat wajib Allah SWT dan meyakini sepenuh hati.
  • Dalam buku Aqidah dan Akhlak karya Taofik Yusmansyah, dijelaskan arti sifat wajib bagi Allah SWT, yakni sifat yang harus ada pada Dzat Allah SWT. Sifat wajib Allah SWT ini sebagai bentuk kesempurnaan bagi-Nya.
  • Sifat-sifat wajib tersebut hanya ada pada Allah SWT dan tidak ada satu pun makhluk yang menyamai dan menyerupai-Nya. Allah SWT adalah Khalik, Dzat yang Menciptakan, yang memiliki sifat yang tidak mungkin sama dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh makhluk ciptaan-Nya.


  • Sifat-sifat Allah SWT ini hanya dapat diyakini melalui keimanan dan ditanamkan dalam hati bahwa Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Kuasa.

  • Berdasarkan jumhur ulama, terdapat 20 sifat wajib Allah SWT yang harus diyakini dengan keimanan.

  • Klasifikasi Sifat-Sifat Wajib Allah SWT
  • Sifat-sifat wajib bagi Allah SWT dibagi oleh para ulama tauhid menjadi empat bagian. Berikut rinciannya:

  • 1. Sifat nafsiyah, yaitu sifat yang berhubungan dengan Dzat Allah. Sifat nafsiyah ini hanya satu, yaitu Wujud.

  • 2. Sifat salbiyah, yaitu sifat-sifat yang meniadakan sifat-sifat yang berlawanan dengan sifat wajib bagi Allah SWT. Sifat salbiyah ini adalah: Qidam, Baqa, Mukhalafatu lil hawadisi, Qiyamuhu binafsihi, dan Wahdaniyah.

  • 3. Sifat ma'ani, yaitu sifat-sifat yang berhubungan dengan perbuatan Allah SWT. Sifat ma'ani adalah Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama, Basar dan Kalam.

  • 4. Sifat ma'nawivah, yaitu sifat-sifat yang berkaitan erat dengan sifat-sifat ma'ani. Sifat-sifat ma'nawiyah ini tidak dapat berdiri sendiri karena setiap ada sifat ma'ani pasti ada sifat manawiyah. Sifat-sifat manawiyah ini adalah Qadiran, Muridan, Aliman, Hayan, Sami'an, Basiran, dan Mutakalliman.

  • Sifat Wajib Allah SWT
  • Berikut 20 sifat wajib Allah SWT beserta arti dan maknanya, sebagaimana dirangkum dari buku Pendidikan Agama Islam : Akidah Akhlak Untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VII oleh Drs. H. Masan AF, M.Pd.

  • 1. Wujud
  • Wujud artinya ada. Maksudnya, eksistensi Allah itu bukan karena ada yang menciptakannya, melainkan ada dengan sendirinya.

  • Sifat wujud Allah SWT ini wajib kita yakini dengan keimanan. Keyakinan terhadap adanya Allah SWT bagi manusia telah terjadi ketika manusia dilahirkan.

  • Allah SWT adalah Dzat yang gaib. Akal manusia tidak akan mampu memikirkan asal Dzat Allah SWT.

  • Rasulullah SAW bersabda,
  • "Pikirkanlah tentang ciptaan Allah SWT dan janganlah kamu memikirkan (hakikat) Dzat Allah karena sesungguhnya kamu tidak akan mampu melakukannya." (HR Abu Syaikh)

  • 2. Qidam
  • Qidam artinya dahulu. Itu berarti, Allah SWT terdahulu dan tidak didahului oleh sesuatu. Berbeda dengan manusia yang memiliki jangkauan akal terbatas, bahkan manusia tidak dapat mengetahui secara pasti kapan penciptaan alam semesta terjadi.

  • 3. Baqa
  • Baqa artinya arti kekal. Semua makhluk ciptaan Allah SWT akan mati, baik itu manusia, tumbuhan, hewan, dan lain-lainnya. Manusia bertumbuh dan berkembang, hal itu sudah menjadi hukum alam, berbeda dengan Allah SWT yang kekal abadi dan tidak berubah-ubah.

  • 4. Mukhalafatuhu Lil Hawadisi
  • Mukhalafatuhu Lil Hawadisi artinya berbeda dengan semua makhluk. Allah SWT tidak mungkin sama dengan makhluk ciptaannya.

  • Terkait hal ini, Allah SWT berfirman dalam Surat Asy-Syura Ayat 11,

  • فَاطِرُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَمِنَ ٱلْأَنْعَٰمِ أَزْوَٰجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

  • Artinya: (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.

  • 5. Qiyamuhu Binafsihi
  • Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri sendiri. Allah SWT sama sekali tidak membutuhkan bantuan apapun dari siapapun.

  • Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Fathir ayat 15.

  • يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِ ۚوَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ

  • Artinya: "Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji,"

  • 6. Wahdaniyyah
  • Wahdaniyyah berarti Maha Esa. Allah SWT itu tunggal, satu dan tidak ada yang menandinginya. Dalam surat An Nahl ayat 51, Allah menjelaskan keesaannya.

  • وَقَالَ اللّٰهُ لَا تَتَّخِذُوْٓا اِلٰهَيْنِ اثْنَيْنِۚ اِنَّمَا هُوَ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَاِيَّايَ فَارْهَبُوْنِ

  • Artinya: "Dan Allah berfirman, "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; hanyalah Dia Tuhan Yang Maha Esa. Maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut,"

  • 7. Qudrat
  • Qudrat artinya kuasa. Banyak sekali bukti kekuasaan Allah SWT, salah satunya keberadaan jagat raya yang terdiri dari berjuta bintang dan planet yang selalu bergerak secara teratur tanpa terjadi tabrakan.

  • 8. Iradat
  • Iradat memiliki arti berkehendak, karena Allah SWT bebas menentukan kehendak tanpa ada yang memerintah dan melarangnya. Segala sesuatu yang Allah SWT ciptakan adalah atas kehendak-Nya.

  • 9. Ilmu
  • Ilmu artinya mengetahui. Allah SWT memiliki ilmu yang sangat lengkap, bahkan ilmunya bersifat menyeluruh, luas dan mendalam. Segala sesuatu, baik yang lahir maupun ghaib tidak lepas dari pengetahuan Allah SWT.

  • 10. Hayat
  • Hayat artinya hidup. Hidup Allah SWT berbeda dengan manusia atau binatang yang memerlukan jantung yang berdenyut. Allah SWT hidup tanpa memerlukan sesuatu dan tanpa didahului oleh siapapun.

  • 11. Sama'
  • Allah SWT juga memiliki sifat Sama'. Sama' artinya mendengar. Allah SWT Maha Mendengar, semua suara baik itu yang nyaring, samar, bahkan yang tidak dapat didengar oleh manusia sekalipun dapat Allah SWT dengar.

  • Cara Allah SWT mendengar, tentu berbeda dengan cara makhluk ciptaan-Nya.

  • 12. Basar
  • Basar artinya melihat. Allah SWT dapat melihat segala sesuatu, baik yang besar ataupun kecil, bahkan yang tersembunyi sekalipun. Penglihatan Allah SWT tanpa batas, teknologi canggih manusia tidak akan mampu melampaui atau mengimbangi penglihatan Allah SWT.

  • 13. Kalam
  • Kalam artinya berkata-kata atau berfirman. Cara Allah SWT berkata-kata tentu tidak sama dengan cara manusia atau makhluk lainnya.

  • Allah SWT berkomunikasi dengan hambanya melalui firman atau biasa disebut dengan kalamullah. Firman Allah SWT termaktub dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang menjadi mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW.

  • 14. Qadiran
  • Qadiran artinya Maha Kuasa. Allah SWT adalah zat yang berkehendak dan memiliki kuasa atas apapun yang ada di dunia ini.

  • 15. Muridan
  • Muridan memiliki arti Maha Berkehendak. Allah SWT Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang ia ciptakan.

  • 16. Aliman
  • Sifat wajib Allah SWT selanjutnya yaitu, Aliman. Aliman berarti Maha Mengetahui, sesungguhnya Allah SWT mengetahui segala sesuatu. Tidak ada apapun yang bisa disembunyikan tanpa sepengetahuan Allah SWT.

  • 17. Hayyan
  • Hayyan memiliki arti Maha Hidup. Allah SWT adalah Dzat yang Maha Hidup, Allah SWT tidak akan mati dan akan terus hidup. Bahkan ketika semua makhluk mati di hari kiamat, hanya Allah SWT satu-satunya Dzat yang tetap hidup.

  • 18. Sami'an
  • Sami'an adalah Maha Mendengar. Allah merupakan Zat yang Maha Mendengar atas segala sesuatu.

  • 19. Basiran
  • Basiran artinya Maha Melihat. Allah dapat melihat apapun itu, bahkan hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh makhluknya.

  • 20. Mutakalliman
  • Sifat wajib Allah yang terakhir yaitu Mutakalliman, artinya Maha Berkata-kata. Hal ini dibuktikan dengan adanya Al-Qur'an yang berisi firman-firman Allah.

  • Itulah 20 sifat wajib Allah SWT yang harus diyakini dan diimani oleh setiap muslim yang beriman.

Sabtu, 15 Februari 2025

 https://drive.google.com/file/d/1Px5RxpnD5OLTgfdkNGph5F7T1u1egztX/view?usp=drivesdk

 https://drive.google.com/file/d/1NnfnfK6SnuJx2WtVK8Yk_zfNomuUjN54/view?usp=drivesdk

 https://drive.google.com/file/d/1NnfnfK6SnuJx2WtVK8Yk_zfNomuUjN54/view?usp=drivesdk

Senin, 10 Februari 2025