Agama Islam adalah agama yang ditetapkan oleh Allah Tuhan Rabbul Aalamin.
Mengapa manusia membutuhkan agama Islam?
Agama sangat penting dalam
kehidupan manusia antara lain karena agama merupakan : 1) sumber moral,
2) petunjuk kebenaran, 3) sumber informasi tentang masalah metafisika,
dan 4) bimbingan rohani bagi manusia, baik di kala suka maupun duka.
a.
Agama Sumber moral
Dapat disimpulkan, bahwa pentingnya agama dalam
kehidupan disebabkan oleh sangat diperlukannya moral oleh manusia,
padahal moral bersumber dari agama. Agama menjadi sumber moral, karena
agama mengajarkan iman kepada Tuhan dan kehidupan akhirat, serta karena
adanya perintah dan larangan dalam agama.
b. Agama Petunjuk Kebenaran
Sekarang
bagaimana manusia mesti mencapai kebenaran? Sebagai jawaban atas
pertanyaan ini Allah SWT telah mengutus para Nabi dan Rasul di berbagai
masa dan tempat, sejak Nabi pertama yaitu Adam sampai dengan Nabi
terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW. Para nabi dan Rasul ini diberi wahyu
atau agama untuk disampaikan kepada manusia. Wahyu atau agama inilah
agama Islam, dan ini pula sesungguhnya kebenaran yang dicari-cari oleh
manusia sejak dulu kala, yaitu kebenaran yang mutlak dan universal.
Dapat
disimpulkan, bahwa agama sangat penting dalam kehidupan karena
kebenaran yang gagal dicari-carioleh manusia sejak dulu kala dengan ilmu
dan filsafatnya, ternyata apa yang dicarinya itu terdapat dalam agama.
Agama adalah petunjuk kebenaran. Bahkan agama itulah kebenaran, yaitu
kebenaran yang mutlak dan universal. Itulah agama islam!
c. Agama Sumber Informasi Metafisika
Sesungguhnya
persoalan metafisika sudah masuk wilayah agama tau iman, dan hanya
Allah saja yang mengetahuinya. Dan Allah Yang Maha Mengetahui perkara
yang gaib ini dalam batas-batas yang dianggap perlu telah menerangkan
perkara yang gaib tersebut melalui wahyu atau agama-Nya. Dengan demikian
agama adalah sumber infromasi tentang metafisika, dan karena itu pula
hanya dengan agama manusia dapat mengetahui persoalan metafisika. Dengan
agamalah dapat diketahui hal-hal yang berkaitan dengan alam barzah,
alam akhirat, surga dan neraka, Tuhan dan sifat-sifat-Nya, dan hal-hal
gaib lainnya.
Dapat disimpulkan bahwa agama sangat penting bagi
manusia (dan karena itu sangat dibutuhkan), karena manusia dengan akal,
dengan ilmu atau filsafatnya tidak sanggup menyingkap rahasia
metafisika. Hal itu hanya dapat diketahui dengan agama, sebab agama
adalah sumber informasi tentang metafisika.
d. Agama pembimbing rohani bagi manusia
Dengan
sabdanya ini Nabi mengajarkan, hendaknya orang beriman bersyukur kepada
Allah pada waktu memperoleh sesuatu yang menggembirakan dan tabah atau
sabar pada waktu ditimpa sesuatu yang menyedihkan. Bersyukur di kala
sukadan sabar di kala duka inilah sikap mental yang hendaknya selalu
dimiliki oleh orang beriman. Dengan begitu hidup orang beriman selalu
stabil, tidak ada goncangan-goncangan, bahkan tenteram dan bahagia,
inilah hal yang menakjubkan dari orang beriman seperti yang dikatakan
oleh Nabi. Keadaan hidup seluruhnya serba baik.Bagaiman tidak serba
baik, kalau di kala suka orang beriman itu bersyukur, padahal “ Jika
engkau bersyukur akan Aku tambahi” , kata Allah sendiri berjanji
(Ibrahim ayat 7). Sebaliknya, orang beriman tabah atau sabar di kala
duka, padahal dengan tabah di kala duka ia memperoleh berbagai
keutamaan, seperti pengampunan dari dosa-dosanya(H.R Bukhari dan
Muslim), atau bahkan mendapat surga (H.R Bukhari), dan sebagainya.
Bahkan ada pula keuntungan lain sebagai akibat dari kepatuhan
menjalankan agama, seperti yang dikatakan oleh seorang psikiater, Dr.
A.A. Brill, “Setiap orang yang betul-betul menjalankan agama, tidak bisa
terkena penyakit syaraf. Yaitu penyakit karena gelisah risau yang
terus-menerus.
Agama Islam dan Ruang Lingkupnya
Islam adalah
agama yang ajaran-ajaran diberikan Allah kepada masyarakat manusia
melalui para Rasul-Nya. Jadi, Islam adalah agama Allah yang dibawa oleh
para nabi pada setiap zamannya yang berakhir dengan kenabian Muhammad
SAW.
Mengapa agama macam-macam dan mengapa kita pilih Islam!
Karena
agama islam adalah risalah (pesan-pesan) yang diturunkan Allah kepada
para nabi dan rasul sebagai petunjuk dan pedoman yang mengandung
hukum-hukum sempurna untuk dipergunakan dalam menyelenggarakan tata cara
kehidupan manusia, yaitu mengatur hubungan manusia dengan manusia
lainnya, hubungan manusia dengan alam dan hubungan manusia dengan
Khaliknya. Karena itu, Agama Islam mengandung tiga komponen pokok yang
terstruktur dan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya.
Ketiga komponen tersebut adalah:
Aqidah atau iman, yaitu keyakinan akan adanya Allah dan para rasul yang
diutus dan dipilihNya untuk menyampaikan risalahNya kepada umat melalui
malaikat, yang dituangkan dalam kitab-kitab suciNya yang berisikan
informasi tentang adanya hari akhir dan adanya suatu kehidupan sesudah
mati, serta informasi tentang segala sesuatu yang telah direncanakan dan
ditentukan Allah. Aqidah merupakan komponen pokok dalam Agama Islam
yang di atasnya berdiri Syari'at dan Akhlak Islam.
Syari'at,
yaitu aturan undang-undang Allah tentang pelaksanaan dan penyerahan diri
secara total melalui proses ibadah secara langsung kepada Allah maupun
secara tidak langsung dalam hubungannya dengan sesama makhluk lainnya
(mu'amalah), baik dengan sesama manusia atau dengan alam sekitarnya.
Oleh karena itu, secara garis besar, Syari'at meliputi dua hal, yaitu:
ibadah dalam pengertian khusus atau ibadah mahdlah dan ibadah dalam arti
umum atau mu'amalah atau ibadah ghair mahdlah.
Akhlak, yaitu
pelaksanaan ibadah kepada Allah dan bermu'amalah dengan sesama makhluk
dengan penuh keikhlasan seakan-akan disaksikan langsung oleh Allah,
meskipun dia tidak melihat Allah secara langsung.
Tulisan ini disarikan dari blog teman. Semoga menjadi Ilmu yang amaliah.